Description
Hingga luka itu bertamu memaksa pada separo wajah suamiku yang sedang
Berpindah ke alam Lain
Tenggorokanya menyapa darah segar
Aku peluk rindu
Pada panas yang ramah untuk redup
Jalanan tol kembali
Memberi hormat pada sepotong dari doaku yang masih sekamar dalam satu mobil ambulan
Dua bunga rahimku
Terpelanting pada patahnya tulang
Terasa ada kuburan hati pada tanda koma
Pada setiap penjagaan tiga nyawa
Hingga sang malaikat memberi kabar
Bahwa aku mesti berhenti
Pada satu jembatan yang sedang menari renyah
Untuk Membawaku kembali





Reviews
There are no reviews yet.