Description
Penulis : Siti Zahara Jalil
Penyunting : Saprina Siregar
Blurb :
Ketika cinta dikhianati, apakah hati masih mampu memaafkan?
Ifat tak pernah membayangkan rumah tangga yang selama ini ia perjuangkan dengan segenap jiwa harus berakhir dengan luka yang begitu dalam. Pengkhianatan suami, perceraian, kehadiran wanita lain, serta kenyataan pahit tentang keluarga yang hancur memaksanya berdiri di persimpangan antara amarah dan keikhlasan.
Di tengah kepedihan itu, Ifat memilih jalan yang tidak mudah: berhijrah. Ia berusaha membangun kembali hidupnya, membesarkan ketiga anaknya dengan cinta, menjaga mereka agar tidak membenci sang ayah, dan belajar menerima setiap takdir sebagai bagian dari skenario terbaik Allah.
Perjalanan itu tidak pernah sederhana. Fitnah, kehilangan, pengkhianatan, hingga kematian datang silih berganti menguji keteguhan hatinya. Namun, di setiap luka, Allah menghadirkan orang-orang yang menguatkannya: sahabat yang setia, anak-anak yang saleh, dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih dekat kepada-Nya.
Ketika hidup mempertemukannya dengan seorang anak kecil yang menjadi simbol dari masa lalu yang menyakitkan, Ifat kembali dihadapkan pada pilihan besar: membiarkan luka menguasai dirinya atau membalas semua keburukan dengan kebaikan.
Novel ini bukan sekadar kisah tentang perceraian, persahabatan, dan keluarga. Ini adalah kisah tentang perjuangan melawan ego, menemukan makna ikhlas, memaafkan tanpa melupakan, serta meyakini bahwa setiap ujian adalah jalan menuju kemuliaan di sisi Allah.
Karena pada akhirnya, manusia boleh mencintai setulus hati, tetapi hanya kepada Allah cinta harus diberikan sepenuh jiwa.





Reviews
There are no reviews yet.